BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Di
dalam tubuh terdapat berbagai macam sistem yang menunjang hidup seorang
manusia. Salah satunya adalah sistem endokrin yang merupakan sistem dasar
komunikasi dan regulasi di seluruh tubuh (Campbell. 2010: 140). Sistem
endokrin itu sendiri melibatkan hormon. Hormon dihasilkan oleh kelenjar yang
terdapat di dalam tubuh manusia.
Untuk
menyeimbangkan sistem-sistem yang bekerja keras dalam tubuh manusia juga
dibutuhkan asupan vitamin yang cukup dari sumber-sumber vitamin yang beraneka
macam. Apabila hormon dan vitamin bekerja tanpa hambatan maka tubuh manusia itu
senantiasa sehat. Namun jika kerja hormon dan vitamin terhambat maka akan
menimbulkan beberapa kelainan atau penyakit.
1.2 Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah
sebagai berikut:
1. Menjelaskan tentang apa itu hormon dan
vitamin
2.
Untuk menjelaskan tentang keterkaitan ayat Al-Qur’an mengenai hormon dan
vitamin.
1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan
latar belakang dan tujuan penulisan di atas maka rumusan masalah yang akan
dibahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Apa itu hormon dan
vitamin ?
2. Apa saja keterkaitan
ayat Al-Qur’an mengenai hormon dan vitamin?
1.4 Metode Penulisan
Dalam
penulisan makalah ini metode penulisan yang digunakan adalah metode
kepustakaan, yaitu dalam pengumpulan data serta bahan-bahannya, penulis
mendapatkan melalui berbagai referensi dari internet maupun buku.
BAB II
ISI
2.1 Pengertian Hormon dan Vitamin
Hormon berasal dari bahasa Yunani ‘horman’, yang berarti memacu, merangsang, atau
menggalakkan. Dalam kamus kesehatan pengertian hormon adalah senyawa yang
dihasilkan oleh organ tubuh tertentu yang bekerja memacu fungsi organ tubuh
tertentu sehingga akan terlihat hasilnya. Artinya, meskipun dibutuhkan dalam
jumlah terbatas, namun fungsinya cukup menentukan. Hormon ditubuh merupakan
molekul yang dieksresikan ke dalam cairan ekstraselular, beredar di dalam
darah, dan mengomunikasikan pesan-pesan regulasi ke seluruh tubuh kita yang
dihasilkan oleh kelenjar endokrin (Campbell et al,
2010:141). Kelenjar tersebut tidak memiliki saluran khusus sehingga hormon yang
dihasilkan langsung diedarkan oleh darah. Proses pengeluaran hormon dari
kelenjarnya disebut sekresi. Secara umum, fungsi hormon adalah :
1.
Mengontrol
pertumbuhan tubuh,
2.
Mengatur
reproduksi, yang meliputi perkembangan sifat kelamin sekunder pada laki-laki
dan perempuan,
3.
Mempertahankan
homeostasis,
4.
Mengintegrasikan
dan mengoordinasikan kegiatan antara sistem hormon dan saraf.
Vitamin adalah molekul organik yang diperlukan dalam makanan
dalam jumlah sangat kecil dibandingkan dengan jumlah asam amino esensial dan
asam lemak yang diperlukan oleh hewan dalam jumlah yang sangat besar
(Reace-Mitchell, 2004:23).
Vitamin
berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh. Setiap vitamin memiliki peranan dan
fungsinya masing-masing. Tanpa vitamin, manusia tidak akan dapat melakukan
aktivitasnya. Namun perlu diperhatikan agar tidak mengkonsumsi vitamin berlebih
atau malah kurang dari yang dibutuhkan tubuh. Beberapa vitamin tertentu bila
diberikan dalam dosis tinggi mempunyai efek antioksidan yang membantu sistem
imunitas tubuh dalam menetralkan racun yang berasal dari radikal bebas kuman
dan penyakit. Beberapa vitamin lain mempunyai efek penyembuhan, sebagai
kebalikan dari defisiensi yang terjadi akibat kekurangan vitamin tersebut
(Nurheti Yuliarti, 2009: 59). Vitamin berdasarkan kelarutannya didalam air
dibedakan menjadi :
1.
Vitamin
yang larut dalam air, yaitu vitamin B dan vitamin C.
2.
Vitamin
yang tidak larut didalam air, yaitu vitamin A, D, E, dan K atau disingkat
vitamin ADEK.
Pada tahun 1950, Earl Sutherland memulai penelitian mengenai
mekanisme kerja enzim. Yang diamati oleh Sutherland pada saat mencari tahu
bagaimana epinefrin dan glukagon bekerja pada reaksi pemecahan glikogen dan
pembentukan glukosa adalah bahwa reaksi pemecahan glikogen dipercepat oleh
hormon-hormon (Poedjiadi et al, 2011). Hasil
penelitian Sutherland yang lebih lanjut dapat menjelaskan hal-hal penting
mengenai konsep mekanisme kerja hormon, yaitu:
1.
Sel
mengandung reseptor bagi hormon dalam membran plasma.
2.
Penggabungan
hormong dengan reseptornya dalam membran plasma dapat merangsang siklase adenil
yang juga terdapat dalam membran plasma.
3.
Peningkatan
aktivitas siklase adenil menyebabkan meningkatnya jumlah AMP siklik dalam sel.
4.
AMP
siklik bekerja dalam sel untuk mengubah kecepatan satu atau beberapa proses.
2.2. Keterkaitan Ayat Al-Qur’an Mengenai Hormon dan Vitamin
1. Surah
Al-An’am Ayat 99
Artinya:
“Dan Dialah yang
menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala
macam tumbuh-tumbuhan Maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang
menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak;
dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun
anggur, dan (kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak
serupa. perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan
pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda
(kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.” (Al-An’aam [6]: 99)
2. Buah Zaitun
Dalam QS. An-Nahl ayat 11, Allah berfirman :
يُنۢبِتُ لَكُم بِهِ ٱلزَّرْعَ
وَٱلزَّيْتُونَ وَٱلنَّخِيلَ وَٱلْأَعْنَٰبَ وَمِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ ۗ إِنَّ فِى
ذَٰلِكَ لَءَايَةً لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
"Dia menumbuhkan bagi kamu
dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam
buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda
(kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan." (QS. An-Nahl : 11)
Kandungan
vitamin yang terdapat dalam buah zaitun, Vitamin E, A, D, dan K dalam darah
sangat penting untuk pertumbuhan tulang dan kadar mineral dalam tubuh anak-anak
dan orang dewasa. Ia memperkuat tulang-belulang dengan cara menstabilkan
kalsium. Minyak zaitun merupakan unsur vital dalam membangun organisme-organisme
tubuh. Unsur-unsur antioksidan semacam ini dan asam-asam lemak seperti asam
linoleik, yang sangat penting bagi manusia, memperbanyak hormon dan sintesis
membran sel-sel biologis. Karena vitamin-vitamin ini memperbaharui sel, mereka
juga digunakan untuk mengatasi keluhan-keluhan yang terkait dengan usia
seseorang dan perawatan kulit.
3. Buah
Delima
Dalam QS. Al-An'aam ayat 141, Allah berfirman :
وَهُوَ ٱلَّذِىٓ أَنشَأَ جَنَّٰتٍ
مَّعْرُوشَٰتٍ وَغَيْرَ مَعْرُوشَٰتٍ وَٱلنَّخْلَ وَٱلزَّرْعَ مُخْتَلِفًا أُكُلُهُۥ
وَٱلزَّيْتُونَ وَٱلرُّمَّانَ مُتَشَٰبِهًا وَغَيْرَ مُتَشَٰبِهٍ ۚ كُلُوا۟ مِن
ثَمَرِهِۦٓ إِذَآ أَثْمَرَ وَءَاتُوا۟ حَقَّهُۥ يَوْمَ حَصَادِهِۦ ۖ وَلَا
تُسْرِفُوٓا۟ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْمُسْرِفِينَ
"Dan Dialah yang menjadikan
kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma,
tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa
(bentuk dan warnanya) dan tidak sama (rasanya). Makanlah dari buahnya (yang
bermacam-macam itu) bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik
hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu
berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang
berlebih-lebihan." (QS. Al-An'aam : 141)
Buah
Delima adalah sejenis buah lain yang disebutkan di dalam Al-Qur`an, mengandung
potassium yang besar volumenya, selain dari mineral-mineral lain seperti
fosfor, kalsium, besi, dan sodium, dan vitaman-vitamin A, B1, B2, B3, dan C.
Bereaksi bersama sodium, potassium mengatur ekuilibrium air tubuh dan menjaga detak
jantung agar tetap normal. Dengan memelihara keseimbangan kadar
potassium-sodium, buah ini juga menunjang kepekaan saraf dan otot agar
berfungsi secara teratur, mencegah edema, dan mengurangi kadar gula yang
beredar di dalam darah. Buah Delima menghilangkan rasa letih otot dan
memungkinkannya bergerak dengan mudah, dan juga menguatkan jantung.
4.
Buah Kurma
Buah
Kurma, buah-buahan yang disebut dalam surah Maryam, pohonnya tumbuh di padang
gersang bersuhu panas dan banyak manfaatnya. Allah mengindentifikasikan khasiat
penyembuhan dari buah ini dengan menceritakan pada Maryam, yang sedang
menghadapi persalinan, supaya makan daging buah kurma.
"Maka Jibril menyerunya dari
tempat yang rendah: 'Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Tuhanmu telah menjadikan
anak sungai di bawahmu. Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu,
niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan,
minum, dan bersenang hatilah...." (QS. Maryam : 24-26)
Allah mempunyai maksud tertentu dengan
menyeru kita untuk memperhatikan buah kurma. Dengan meneliti isi kandungan buah
ini akan membuat kita lebih paham tentang maksud Ilahi itu. Kurma, dengan
kandungan 50% gula, sungguh sangat bergizi karena daging buahnya terdiri atas
fruktosa dan glukosa yang keduanya berkalori tinggi, dan mudah serta cepat
dicerna. Kandungan gulanya menenangkan saraf yang gelisah serta memberikan rasa
aman pada kejiwaan. Sudah pasti tiap persalinan selalu mengeluarkan banyak
darah, yang dengan sendirinya jumlah gula darah yang tertumpah karenanya cukup
banyak. Karena gula yang lenyap itu harus diganti, keterlibatan kurma, seperti
pada persalinan Maryam, nyata benar manfaatnya sebagai tambahan. Kurma juga
mengurangi tekanan darah. Meskipun daging sangat besar manfaatnya, tapi
tidaklah sebanding dengan lebih besarnya manfaat kurma segar dalam segala hal.
Mengonsumsi terlalu banyak daging, yang tak terbantahkan mengandung banyak
protein, tidaklah mustahil pada saat yang sama dapat mengakibatkan keracunan.
Jadi, makanan-makanan ringan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, yang tentu
saja mudah dicerna, hendaknya lebih menjadi pilihan.
Di saat yang sama, kurma segar
memberikan manfaat besar kepada otak. Buah Kurma, dengan kandungan 2.2%
protein, juga berisi banyak jenis vitamin A, B1, dan B2. Protein-protein ini
melindungi tubuh dari serangan penyakit dan infeksi, menunjang sel-sel tubuh
memperbaharui diri, dan menyeimbangkan cairan-cairan tubuh. Vitamin A
meningkatkan kemampuan pandangan mata dan kekuatan badan, juga kekuatan tulang
dan gigi. Vitamin B1 memfasilitasi jaringan saraf berfungsi sehat sempurna,
menunjang tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi, mengatur selera makan dan
pencernaan, serta memberdayakan metabolisme berasal dari protein dan lemak.
Vitamin B2 memfasilitasi pembakaran protein-protein yang disebutkan tadi,
karbohidrat, dan lemak yang diperlukan untuk penyedian energi dan pembaharuan
sel.
Di samping itu, kurma juga
mengandung banyak mineral yang esensial bagi tubuh (seperti potassium, sodium,
kalsium, besi, mangan, dan tembaga). Bila potassium dan sodium bekerja
bersamaan, mereka bertindak selaku pengatur ritme detak jantung. Dengan
menfasillitasi pengalihan oksigen ke otak, potassium dapat memberdayakan
pikiran jernih. Lebih jauh lagi, ia menyediakan kandungan alkali secukupnya pda
cairan tubuh, merangsang ginjal mengeluarkan sampah-sampah racun metabolis,
membantu menurunkan tekanan darah tinggi, dan menunjang pembentukan kulit
sehat.
5. Surah An
Nahl
Surat ke-16
dalam Alquran adalah An Nahl yang berarti lebah. Secara khusus,
surat Makkiyah tersebut dinamakan An Nahl atau lebah, karena pada ayat
ke-68 terdafat firman Allah SWT yang berbunyi, ”Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada
lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di
tempat-tempat yang dibikin manusia.”
Lebah memang
spesial. Ia merupakan makhluk Allah SWT yang banyak memberi manfaat dan
kenikmatan kepada manusia. Dalam penjelasan surat An Nahl yang tercantum dalam
Alquran dan Terjemahannya disebutkan bahwa ada persamaan antara madu yang
dihasilkan oleh lebah dengan Alquranul Karim.
“Dari perut lebah itu keluar minuman (madu)
yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi
manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran
Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS An Nahl:69).
Hasil
penelitian terakhir yang dikeluarkan dari Universitas Moskow, menyatakan madu
ternyata juga mengandung logam alumunium, boron, krom, tembaga, timbal,
titanium, seng, asam organik, asetilkolin, hormon, antibiotik, zat antiracun
serta zat antikanker.
Zat-zat ini
sangat penting untuk memperlancar proses biokimia tubuh dan proses penyembuhan
aneka penyakit. Sementara kandungan enzim dalam madu dilaporkan paling tinggi
jika dibandingkan dengan mahanan lainnya.
6.
Sayuran
Ada
tiga sayuran yang disebutkan dalam Alquran secara bersamaan pada ayat ke-61
surah Albaqarah. Temuan dari ilmu pengetahuan mengungkapkan bahwa ketiga jenis
sayuran ini ternyata memiliki khasiat dan manfaat yang utama bagi kesehatan.
Menariknya, ketiga sayuran itu merupakan permintaan dari Bani Israel kepada
Musa AS. Berikut ini ketiga sayuran yang dimaksudkan :
·
Bawang Merah
Bawang
merah adalah jenis sayuran favorit dalam dunia kuliner sepanjang sejarah
peradaban. Sayuran ini mengandung hormon auksin dan giberlin sebagai pengatur
tubuh alami. Sayuran ini juga memiliki kandungan gizi berupa vitamin C, kalium,
serat, dan asam folat.
Kandungan antiseptik dan senyawa alliin yang
diproses oleh enzim allinase menjadi antimikroba yang bersifat bakterisida.
Beberapa khasiatnya, antara lain, mengontrol kadar
kolestrol, pencegah pertumbuhan sel kanker, dan mengontrol kader diabetes.
·
Mentimun
Rasulullah SAW seperti yang
dikisahkan dari hadis riwayat Bukhari, gemar mengonsumsi timun dan kurma basah.
Dan ternyata, mentimun adalah jenis sayuran yang istimewa. Banyak kandungan
zat-zat yang bermanfaat bagi tubuh di dalamnya.
Mentimun rendah lemak jenuh, kolestrol, dan sodium. Mentimun juga
sumber vitamain A, asam pantotenat, magnesium, fosfor, dan magnesium. Mentimun ini juga tinggi kalium,
karbohidrat, vitamin C dan K.
Sebuah penelitian
mengungkapkan, setidaknya ada 30 khasiat mentimun bagi kesehatan. Tiap bagian
dari sayuran ini mengandung khasiatnya sendiri, mulai dari kulit, daging, bahkan
bijinya.
Seperti pencegah gangguan jantung, membantu
pencernaan, dan mengatasi batu ginjal.
·
Bawang Putih
Tanaman ini disebut-sebut
berasal dari Mesir, sesuai dengan konteks turunnya ayat ke-61 surah Albaqarah
di atas. Tak heran jika tradisi para Firaun menjadikan bawang putih sebagai
barang suci dan sesajen untuk dewa mereka 5.000 tahun yang silam. Dunia Barat
pun baru mengenal tanaman ini selama Perang Salib berlangsung.
Temuan termutakhir mengungkap khasiat bawang putih
yang mengandung protein, vitamin B, C, dan E, mineral, dan arang nabati. Selain
itu juga terdapat protida, fostam oksida, dan antibiotik.
Bawang putih bermanfaat sebagai penawar tipus,
gangguan tenggorokan, batuk, TBC, dan melawan kolestrol jahat.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
1.
Pada surah An- Nahl disebutkan bahwa madu sangat bermamfaat untuk
menyembuhkan berbagai macam penyakit. Serta madu melancarkan proses biokimia
dan juga mengandung hormon.
2.
Dalam Al-Qur’an banyak disebutkan tanaman yang mengandung mamfaat
bagi kita, seperti buah-buahan, sayuran dan masih banyak lagi yang lain.
3.
Kandungan Vitamin dan Hormon yang dihasilkan oleh buah-buahan,
madu atau pun sayuran tersebut sangat bermamfaat bagi kesehatan tubuh kita, dan
menjaga kita atau pun mengobati kitta dari serangan penyakit. Selain itu
kandungan vitamin yang terdapat di dalamnya banyak sekali mamfaatnya.
Saran
Dengan
adanya Al-Qur’an, hendaknya kita memahami dan menerapkan ayat-ayat firman Allah
SWT dalam kehidupan sehari – hari yang terkait dengan ilmu pengetahuan mengenai
hal yang baik untuk kesehatan tubuh.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim a 2015. Hormon dan Vitamin. Dalam
http://ichikawami.blogspot.com/2014/05/ayat-al-quran-mengenai-hormon-dan.html
(online). Diakses pada 22 Maret 2015
Anonim b 2015. Biokimia ( Hormon dan Vitamin) .
Dalam
http://www.materiedu.coi.id (online). Diakses pada 22 Maret 2015
Campbell, dkk. 2004. Biologi Jilid 3, Edisi 5. Jakarta: Erlangga.
Campbell, R.W.
2010. Biologi Jilid 3, Edisi Kedelapan. Terjemahan Rahayu L. Erlangga:
Jakarta.